Sigmainteraktif.com – Sejak 2015, pemerintah menyelenggarakan dua jenis ujian nasional untuk siswa sekolah dan madrasah di Tanah Air, yaitu ujian nasional berbasis kertas/paper based test (PBT) dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

UN ialah ujian nasional secara manual yang menggunakan kertas, sedangkan UNBK adalah ujian nasional secara online/semionline dengan menggunakan perangkat komputer.

UNBK tahun ajaran 2014/2015 hanya diikuti enam madrasah, dan tahun ini mengalami peningkatan. “Pada tahun pelajaran 2015/2016, dari total madrasah sebanyak 7.260 lembaga yang terdiri atas 759 madrasah aliyah negeri dan 6.501 madrasah aliyah swasta, 85 di antaranya melaksanakan UNBK,” ujar Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan di Jakarta, Rabu, 30 Maret 2016.

Menurut dia, pada tahun depan, madrasah pelaksana UNBK diprediksi meningkat karena madrasah-madrasah sedang membenahi sarana dan perangkatnya. Pelaksanaan UNBK tingkat madrasah aliyah akan berlangsung pada 4-7 April 2016 dengan pelaksanaan ujian susulan pada 11-12 April 2016.

Dalam rangka mengoptimalkan pencapaian hasil ujian nasional, Direktorat Pendidikan Madrasah telah melakukan sejumlah langkah, antara lain koordinasi, sinkronisasi, dan sosialisasi program.

Selain itu, melakukan pendataan peserta ujian nasional dari tingkat satuan pendidikan sampai kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.

Direktorat juga menyiapkan sejumlah fasilitas program, yaitu sosialisasi ujian nasional, bedah standar isi dan standar kompetensi lulusan, pendalaman materi pelajaran (pengayaan), serta try out ujian nasional.

“Sebagai pendekatan psikologis spiritual, dilakukan bimbingan, penyuluhan, doa bersama, dan lainnya,” ujar Nur Kholis. (Tempo.co/Acing)