Serang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mengusulkan Bahasa Jawa Serang (Jaseng) menjadi mata pelajaran muatan lokal di tiap sekolah SMP dan SMA. Hal itu dalam upaya melestarikan bahasa daerah sebagai kearifan lokal.

”Mungkin untuk tahun-tahun kedepan, bahasa Jaseng ini bisa dijadikan Mata Pelajaran di setiap sekolah-sekolah di Kota Serang,” ujar Kepala Disdikbud Kota Serang Ahmad Zubaidillah Senin, 2 Mei 2016.

Menurutnya, bahasa Jaseng ini perlu dilestarikan dan digali. Ia memiliki keinginan untuk membuat bahasa Jawa Serang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah dan Universitas.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan mengusulkan kepada Wali Kota Serang untuk menggunakan bahasa Jawa Serang di setiap Dinas di Kota Serang. “Kami rencananya ingin mengusulkan ke pimpinan agar bahasa jawa dalam budaya dan kearifan lokal yang ada di Kota Serang ini tetap dilestarikan dengan cara dalam 5 hari kerja, kantor-kantor dalam 1 hari komunikasi menggunakan bahasa Jawa Serang,” katanya.

Ia menuturkan, selain dalam menggunakan bahasa Jaseng di setiap kantor dinas, pihaknya menginginkan setiap pegawai menggunakan pakaian adat Banten. Hal ini bertujuan untuk bisa memberikan kekhasan tersendiri untuk Kota Serang sebagai peninggalan para leluhur yang perlu dijaga.

“Terlihat bahwa di Kota Serang ini, daerah yang mayoritas masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa dengan. Ini yang patut kita banggakan. Kami mengharapkan warga masyarakat Kota Serang jangan pernah lupakan bahasa Jaseng sebagai khasanah dan aset budaya,” katanya. (KB/Acing)