MERAK – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, tim gabungan dari Direktorat Kriminal umum polda banten menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) ke sejumlah titik di kawasan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten  dengan target pemberantasan minuman keras (miras). Dalam operasi itu seribu botol miras berbagai macam merk diamankan di tiga lokasi berbeda.

Dalam razia ini, petugas mendatangi sejumlah warung-warung dan pertokoan dan memeriksa seluruh barang dan gudang tempat penyimpanan barang yang diduga sebagai tempat penjualan minuman keras. Tak hanya itu, petugas juga mendatangi kios-kios kecil dengan memeriksa barang dagangan milik pedagang.

Kepala Unit I Subdit Keamanan Negara Krimum Polda Banten, Kompol. Agus Suherman mengatakan, lebih dari seribu botol miras didapatkan dari 3 toko yaitu Toko Abu di Pasar Baru Merak, Toko Eka Jaya disamping Polsek Pulomerak dan Toko Roni di samping Hotel Merpati Merak. “Ada sekitar seribu lebih yang kita amankan. Dari tiga toko yang kita geledah paling banyak di toko Abu,” katanya Senin, 23 Mei 2016.

Agus Suherman mengatakan, razia penyakit masyarakat dengan sasaran minuman keras ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya peredaran minuman keras yang dapat memicu tingginya angka kriminalitas menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan tingginya aktifitas warga pada musim angkutan lebaran di wilayah kawasan Pulomerak. “Ini dilakukan sebagai upaya pembersihan dari peredaran minuman keras, apalagi mendekati bulan suci Ramadan” katanya.

Meski mengamankan seribuan botol miras, Agus menjelaskan pihaknya tidak melakukan pengamanan kepada pemilik toko yang menyimpan barang haram tersebut. Namun pihaknya akan melakukan pembinaan. “Tidak ada yang kita amankan. Hanya mirasnya saja,” katanya.

Sementara itu warga sekitar Oman Rohili mengapresiasi razia miras yang dilakukan oleh Polda Banten tersebut. Sebab selama ini penjualan miras bebas di perjual belikan. Bahkan akibat miras terdapat warga yang meninggal dunia setelah melakukan pesta miras.

“Kemarin saja ada warga Lebak Gede ditemukan meninggal dunia di wilayah Kelurahan Mekarsari. Mudah-mudahan dengan adanya razia miras, hal itu tidak terulang lagi,” katanya. (Nur/Acing)