Serang – Pemerintah Provinsi Banten menawarkan sejumlah mega proyek kepada investor asal Tiongkok yang tergabung dalam Indonesia Cina Business Council Investasi (ICBC). Sejumlah proyek yang ditawarkan tersebut diantaranya, proyek pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang, Bandara Panimbang, dan KEK Tanjung Lesung.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, meski belum memastikan proyek dan nilai investasi, namun Pemprov telah memproyeksikan wilayah Banten Selatan sebagai daerah tujuan investasi yang cocok untuk pengembangan investasi di sektor tenaga terbarukan, terutama agroindustri.

Menurut Babar, dalam pertemuan tersebut, ICBC memaparkan beberapa proyek yang telah dilakukan di negaranya, seperti proyek pembangkit energi tenaga angin, geothermal, agroindustri, dan pengolahan sampah.

“Kami memang arahkan ke wilayah Banten Selatan, terutama untuk mendukung pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, Bandara Panimbang, dan KEK Tanjung Lesung,” kata Babar Kamis, 11 Agustus 2016.

Selain sejumlah mega proyek diwilayah Banten Selatan, kata Babar, ICBC juga berminat dengan rencana proyek Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang akan dibangun di Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang. TPST tersebut ditaksir memiliki nilai investasi sebesar 90 juta dolar Amerika Serikat (AS).

“Sekarang masih pengenalan potensi Banten, jadi belum bisa memastikan sektor apa yang akan mereka pilih,” katanya. (Mat/Sie)