Lebak – Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten Kaprawi menyebutkan luapan Sungai Ciberang-Ciujung “berstatus bahaya” sehingga warga yang bermukim dekat dengan daerah aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan ancaman banjir.

“Kami menerima laporan dari petugas pintu Sungai Ciberang bahwa ketinggian permukaan Sungai Ciberang-Ciujung mencapai 536 centimeter dengan debit air 878 M3 per detik,” katanya , Selasa 29 November 2016.

Luapan Sungai Ciberang-Ciujung akibat curah hujan di daerah itu cenderung meningkat. Meningkatnya curah hujan tersebut, pihaknya menetapkan “Status Bahaya” banjir dan longsor. “Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan bencana banjir itu,” katanya.

Kaprawi mengatakan pihaknya saat ini meningkatkan kewaspadaan banjir, longsor dan angin kencang sehubungan tiba musim hujan.  Frekuensi curah hujan beberapa hari terakhir meningkat dengan intensitas ringan dan sedang. (Ant/Rmd)