Goda ABG, Babak Belur Dituduh Penculik

SERANG – Fajar Ihwani (25) pemuda asal Tegal, jadi bulan-bulanan warga Lingkungan Kemang, Rt01/02, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok, Selasa (4/4), lantaran dituding akan melakukan penculikan terhadap anak sekolah. Padahal dirinnya hanya ingin menggoda gadis ABG.
Berdasarkan informasi penangkapan warga Tegal yang sudah dua bulan tinggal di wilayah Kota Serang itu berawal dari keisengannya menggoda ABG pada pukul 08.00 WIB. Karena korban takutan dan sempat dikejar oleh pelaku, korban akhirnya berteriak minta tolong ke warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan korban langsung menangkap pelaku dan menuding Fajar Ihwani sebagai pelaku penculika. Guna menghindari amuk massa, tokoh masyarakat sekitar langsung menyerahkan kasus tersebut ke Mapolsek Cipocok, Kota Serang.
Pelaku Fajar Ihwani membantah jika dirinya dituduh sebagai penculik anak yang tengah ramai dimedia massa. Dirinya hanya ingin menggoda korban karena tertarik dengan kecantikan anak kelas 3 SMA tersebut.
“Saya kesana cuma mau main, ngeliat cewe cantik (korban-red) langsung saya goda dan colek korban. Tapi dia malah lari,” katanya saat ditemui di ruang Reskrim Polres Kota Serang, Selasa (4/4).
Menurut Fajar, dirinya tidak menyangka akibat kelakuannya itu malah berujung ke kantor kepolisian. Sebab dirinya tidak memiliki niatan buruk kepada korbannya.
“Saya bukan mau nyulik, tapi cuma mau menggoda saja, karena dia cantik saya suka,” tandasanya.
Fajar berharap kasus dugaan penculikan anak tersebut tidak diperpanjang, karena dirinya ingin pulang ke kampung halamannya. Sebab di Kota Serang sudah beberapa lama ini mengganggur.
“Saya pengen pulang, tapi nggak punya ongkos,” tandasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kota Serang, AKP Panji Firmansyah membenarkan adanya laporan penculikan anak tersebut dan telah melakukan pengamanam terhadap terduga penculikan. Meski begitu, pihaknya belum meyakini kasus penculikan anak tersebut.
“Iya betul, tapi itu masih isu dan kami juga belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” katanya.
Selain meragukan, Panji mengungkapkan pihaknya juga belum mendapatkan laporan secara resmi dari korbannya. Untuk itu pihaknya masih menyelidiki kasus penculikan tersebut.
“Laporannya juga belum ada,” tandasnya.(el)