Serang – Calon Gubernur Banten Rano Karno akhirnya mengakui kekalahannya dalam pemilihan gubernur yang berlangsung 15 Februari 2017 lalu. Calon gubernut petahan yang diusung PDI Perjuangan ini, memberikan ucapan selamat kepada rivalnya Wahidin Halim – Andika Hazrumy akan menggantikannya menjadi gubernur Banten periode 2017-2022 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief pada sidang pembacaan putusan dismissal yang digelar Selasa 4 April 2017 kemarin. Rano pun meminta semua pihak untuk menghargai keputusan yang telah MK keluarkan.

“Setelah menggunakan hak konstitusional saya di Mahkamah Konstitusi, Saya menyampaikan selamat kepada Pak Wahidin  dan Saudara Andika sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih,” kata Rano dalam rilis yang diterima wartawan, Rabu, 5 April 2017.

Rano juga meminta semua pihak khususnya para pendukung dan simpatisannya agar menerima semua keputusan apapun terkait hasil Pilkada Banten 2017. “Mari kita endap dan kuburkan perselisihan yang barangkali sempat terjadi di masa yang lalu, inilah waktunya kita kembali bekerja keras untuk bangkit dan maju. Saya percaya gubernur dan wakil gubernur terpilih memiliki kecakapan untuk mengemban amanah masyarakat Banten menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkeadaban,” ujar Rano.

Pemeran Doel dalam Si Doel Anak Sekolahan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada relawan di setiap daerah yang telah memberikan dukungan kepada dirinya beserta Embay Mulya Syarif dalam kontestasi Pilkada Banten 15 Februari 2017.

“Kontestasi sudah berlalu, saya ucapakan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan dan semua kader partai pendukung yang bekerja keras dalam kerja-kerja pemenangan. Sekali lagi, selamat kepada Pak Wahidin dan Saudara Andika, selamat bekerja, Banten menunggu dharma terbaik Anda berdua,” kata Rano.

Sebelumnya, calon Gubernur Banten inkumben, Rano Karno, dijagokan tiga partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai NasDem. Sedangkan pasangan Wahidin Halim dan putra sulung mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah, Andika Hazrumy, diusung tujuh partai, yakni Partai Golongan Karya, Partai Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Gerakan Indonesia Raya. (Sir/Rmd)