Serang –  Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief ihwal hasil pemilihan kepala daerah Banten 2017. “Pemohon tidak memiliki legal standing,” ujar Ketua Majelis Hakim MK Arief Hidayat melalui putusan Nomor 45/PHP/2017, Selasa, 4 April 2017.

Menurut majelis, Rano-Embay tidak memiliki kedudukan hukum untuk menggugat karena tidak memenuhi syarat formal gugatan. Salah satunya adalah syarat ambang batas selisih suara. Sebagaimana diatur dalam Pasal 158 Undang-Undang No. 10 Tahun 2016. Berdasarkan agregat kependudukan setiap kecamatan pada 31 Desember 2015, jumlah penduduk Banten mencapai 10.083.370 jiwa.

Pasak 158 mengatur gugatan yang diperbolehkan bila perselisihan hasil pilkada (PHP) 1 persen dari suara sah.  Sedangkan selisih suara pasangan Wahidin Halim – Andika Hazrumy dan Rano Karno – Embay 1.90 persen atau 89.890 daria suara sah sebanyak 4. 732.536.  Andika tak lain anak kandung Atut Chosiyah, bekas Gubenrur Banten yang kini dipenjara karena korupsi.

Rano menyatakan, menerima hasil putusan tersebut. Melalui siaran pers, Pemeran Doel dalam Si Doel Anak Sekolahan itu juga menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy. “Saya percaya gubernur dan wakil gubernur terpilih memiliki kecakapan untuk mengemban amanah masyarakat Banten menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkeadaban,” katanya.

Menurut Rano, dengan adanya putusan MK itu, perlombaan politik sudah berhenti. Karena itu, dia mengajak para pendukungnya untuk menyokong pembangunan di Banten. “Mari endapkan dan kuburkan perselisihan yang barangkali sempat terjadi pada masa lalu. Inilah waktunya kembali bekerja keras untuk bangkit dan maju,” kata Rano.

Gubernur Banten terpilih Wahidin Halim menyatakan komitmennya membangun Provinsi Banten lebih baik, dengan mengedepankan integritas. “Semoga apa yang diharapkan masyarakat Banten sejahtera bisa dicapai, mohon dukungan dan doa,” kata Wahidin.

Dalam pemilihan,  pasangan Wahidin-Andika memerolehan suara sebesar 2.411.213 suara atau 50,95 persen. Sedangkan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief memeroleh 2.321.323 suara atau 49,05 persen. Selisih perolehan suara antara keduanya hanya 1,90 persen atau sebesar 89.890 suara dengan total suara sah sebesar 4.732.536 suara yang tersebar di 8 kabupaten/kota. (Tempo.co/Nasir)