Jakarta – Peserta Aksi 505 telah memadati Masjid Istiqlal, Jumat, 5 Mei 2017. Massa sebagaian bersar berasal dari Front Pembela Islam, Forum Umat Islam, Pemuda Arab Indonesia, dan Komunitas Alumni 212.

Risyad Ali Faiz dari Perwakilan Pemuda Arab Indonesia mengatakan rombongannya telah berada di Istiqlal sejak pukul 03.00. “Teman-teman akan menyusul sebelum salat Jumat,”ujar Ali di halaman Masjid Istiqlal.

Aksi 505 ini dipelopori oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Aksi ini masih terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pengunjuk rasa menilai Ahok bersalah dan harus dihukum .

Berdasarkan pantaun, sejumlah ruas jalan di Ibu Kota saat ini masih lancar. Hingga pukul 08.30, belum tampak pergerakan massa dengan jumlah besar. Mulai dari Tugu Tani hingga Wisma Antara di Jalan Medan Merdeka Selatan, arus kendaraan terlihat ramai lancar. Belum ada penutupan jalan atau pengalihan arus yang dilakukan kepolisian.

Begitu pula di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. Meski terjadi ada antrian kendaraan di depan Museum Nasional, namun lebih disebabkan karena adanya traffic light.

Sejumlah personel TNI, Polri dan Satpol PP terlihat sudah berjaga di beberapa titik. Mereka berkumpul di Monumen Nasional, di depan Gedung Kementerian Pariwisata, Balai Kota dan sejumlah tempat lain.

Sementara itu, tampak pula beberapa rombongan peserta aksi 505 yang berjalan kaki dari Jalan Budi Kemuliaan menuju masjid Istiqlal. Rencananya, aksi ini memang diawali dengan salat Jumat di Istiqlal lalu bergerak menuju Mahkamah Agung.  (Tempo.co/Sie)