Tengerang – Sebanyak 4.089 penduduk Kelurahan Gembor Kecamatan Periuk Kota Tangerang, Banten  terpaksa mengungsi setelah permukiman mereka tergenang banjir akibat meluapnya air  Kali Ledug. Penduduk yang mengungsi itu berasal dari Perumahan Total Persada dan Perumahan Alamanda. “Sampai tadi malam, ketinggian banjir mencapai 1,8 meter,” kata juru bicara pemerintah Kota Tangerang  Felix Mulyawan, Senin 8 Mei 2017.Mulyawan

Pengungsi saat ini menempati gedung olahraga, masjid,  atau menumpang di rumah penduduk yang tidak terkena banjir. Felix mengatakan banjir akibat Kali Ledug meluap yang disebabkan curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu.

Najib Muhtar, warga RT 007, mengatakan permukiman yang ia tempati sudah menjadi langganan banjir. Bahkan pernah pada siklus banjir lima tahunan rumah penduduk tenggelam banjir setinggi 4 meter. “Banjir saat ini karena tanggul Kali Ledug tidak mampu menahan air,” kata Najib.

Korban banjir di Total Persada RW. 007
1. Rt. 007 368 jiwa 92 kk
2. Rt. 08 500 jiwa 100 kk
3. Rt. 009 520 jiwa 130 kk
4. Rt. 010 480 jiwa 120 kk
5. RT 005 280 jiwa 70 kk
Total. 2148 jiwa 528 k

Korban banjir di Total Persada RW 008
1. Rt. 001 530 jiwa 130 kk
2. Rt. 003 480 jiwa 120 kk
3. Rt. 004 103 jiwa 26 kk
4. Rt. 005 392 jiwa 98 kk
5. Rt. 006 45 jiwa 10 kk
6. Rt. 007 123 jiwa 31 kk
Total 1673 jiwa 413 kk

Korban banjir di Alamanda RW 010
268 jiwa 67 kk

Tempat pengungsian
1. Gor Total Persada 500 jiwa
2. Masjid Al Mujahidin 742 jiwa
3. Rumah penduduk yang tidak terkena banjir

(Tempo.co/Sir)