Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris Mohammad Ali Rifki, pegawai Bank Banten, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Jumat (24/11) di Jalan Jenderal Sudirman, Lingkungan Kemang, Kota Serang.

“Istilahnya, kami ini tidak mengenal waktu libur. Walaupun hari ini libur, bila ada santunan yang harus diserahkan, kami akan serahkan,” kata Didi Setiadi, Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Serang, usai menyerahkan santunan, Sabtu (25/11).

Santunan kepada korban kecelakaan Mohammad Ali Rifki, lanjut Didi, diserahkan kepada Kuriyah, ibu almarhum, sebagai ahli waris di rumah duka, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang sebesar Rp 50 juta. “Kami turut berduka cita atas musibah ini. Santunan kami serahkan sudah menjadi kewajiban Jasa Raharja kepada para korban kecelakaan lalu lintas,” kata Didi.

Didi menyebutkan, santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia sebesar Rp 50.000.000, bila mengalami cacat tetap santunannya maksimal Rp 50.000.000, biaya perawatan maksimal Rp 20.000.000, penggantian biaya penguburan bila korban meninggal tidak mempunyai ahli waris Rp 4.000.000, dan tambahan penggantian biaya P3K Rp 1.000.000, serta tambahan penggantian biaya ambulans Rp 500.000.

“Santunan itu dari dana iuran sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan atau SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun oleh pemilik kendaraan saat membayar pajak kendaraan. Karena itu kami mengimbau kepada para pemilik kendaraan agar taat membayar pajak kendaraannya,” ungkap Didi.