Serang – Ekspor nonmigas dari Provinsi Banten pada November 2017 terbanyak tujuannya ke Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dengan nilai masing-masing 161,74 juta dolar AS dan 139,40 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno mengatakan ekspor Banten ke Amerika Serikat dan Tiongkok terutama golongan barang alas kaki, bahan kimia organik serta plastik dan barang dari plastik.

Selain Amerika Serikat dan Tiongkok, tujuan utama lainnya adalah Jepang dengan nilai 82,74 juta dolar AS, Sementara itu, untuk tujuan negara-negara ASEAN dan Uni Eropa masing-masing sebesar 268,69 juta dolar AS dan 109,98 juta dolar AS.

Nilai ekspor nonmigas ke dua belas negara tujuan pada November 2017 mencapai 699,41 juta dolar AS, meningkat 6,54 persen atau sebesar 42,96 juta dolar AS dibanding bulan sebelumnya.

Sepuluh dari dua belas negara tujuan ekspor nonmigas Banten mengalami peningkatan nilai ekspor nonmigas pada November 2017 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Peningkatan tertinggi berasal dari Filipina yang naik 11,60 juta dolar AS, sedangkan peningkatan terendah terjadi pada Belgia yaitu sebesar 1,16 juta dolar AS. Sementara itu pada Belanda dan Tiongkok terjadi penurunan nilai, masing-masing sebesar 2,94 juta dolar AS dan 2,09 juta dolar AS.

Nilai ekspor nonmigas gabungan dengan tujuan negara-negara Uni Eropa secara agregat mengalami peningkatan sebesar 10,55 juta dolar AS, demikian pula pada negara-negara ASEAN yang mengalami peningkatan 38,85 juta dolar AS.

Secara kumulatif, ekspor nonmigas periode Januari – November 2017 untuk dua belas negara tujuan utama meningkat 1.53,65 juta dolar AS (24,61 persen) dibanding periode yang sama tahun 2016.

Sebelas dari dua belas negara tujuan ekspor nonmigas mengalami peningkatan nilai ekspor, kecuali Jerman yang turun sebesar 34,79 juta dolar AS atau 12,27 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada Tiongkok yang naik 412,15 juta dolar AS.

Soebeno mengatakan pangsa ekspor nonmigas terbesar masih berasal dari Amerika Serikat, yaitu mencapai 16,82 persen, sementara pangsa ekspor untuk negara-negara ASEAN dan Uni Eropa, masing-masing 24,20 persen dan 10,24 persen.

Sepuluh ekspor nonmigas utama Banten adalah alas kaki 256,39 juta dolar AS, bahan kimia organik (95,20 juta dolar AS), plastik dan barang dari plastik (78,85 juta dolar AS), berbagai makanan olahan (56,99 juta dolar AS), tembaga (47,27 juta dolar AS), mesin-mesin/pesawat mekanik (43,18 juta dolar AS), mesin/peralatan listik (39,63 juta dolar AS), karet dan barang dari karet (37,85 juta dolar AS), olahan dari tepung (33,92 juta dolar AS) dan kertas/karton senilai 29,54 juta dolar AS).

Sementara itu, 12 negara tujuan utama ekspor nonmigas Banten adalah Filipina senilai 63,31 juta dolar AS, Malaysia (58,52 juta dolar AS), Thailand (55,21 juta dolar AS), Jerman (29,81 juta dolar AS), Belgia (27,25 juta dolar AS), Belanda (13,30 juta dolar AS), Amerika Serikat (161,02 juta dolar AS), Tiongkok (139,40 juta dolar AS), Jepang (82,74 juta dolar AS), Korea Selatan (37,14 juta dolar AS), India (36,14 juta dolar AS) dan Australia senilai 25,30 juta dolar AS. (Antara/Sie)