Dalam rangka inovasi Informasi, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Serang mengadakan acara Temu KIM, kegiatan yang berlangsung di KIM Taman Kreatif Pipitan ini berlokasi di Lingkungan Pipitan walantaka dan dihadiri oleh 30 pegiat KIM yang datang dari berbagai kecamatan di Kota Serang, Senin (23/04/2018).

Dalam kegiatan yang berlangsung santai dan ringan tersebut, Wiwi Kabid Desiminasi Diskominfo Kota Serang menjelaskan bagaimana mekanisme pengolahan informasi oleh warga hingga di terbitkan di media atau di Website e-journal KIM.

“Sebelum penerbitan hasil peliputan pewartawarga dilaksanakan, perlu dilatih terlebih dahulu para pewarta warga yang akan mewartakan berbagai kegiatan dan peristiwa yang ada di Kota Serang dan akan dibentuk Tim yang akan mengolahnya, hingga nanti akan dibuat e-journalnya dan siap untuk diresmikan oleh Walikota Serang,” jelas Wiwi.

Terkait rencana jangka menengah, akan dibuat Aplikasi Khusus KIM, seperti Blog, Website, dan Media tersendiri. Untuk lounching Team Pewarta Warga di masing-masing kecamatan nantinya perlu didukung kegiatan menarik yang mendukung e-journal. Seperti lomba pemberitaan, yang dikualifikasikan dengan berbagai kluster usia dan profesi. Selain itu, masing-masing KIM perlu menampilkan kreasinya untuk memeriahkan kegiatan lounching nantinya. Dan untuk inovasi jangka panjang, KiM Kota Serang akan membuat wadah informasi berbentuk aplikasi yang bernama Sistem Informasi Masyarakat Kota Serang (SIM-SE).

Dalam sesi tanya jawab, Wiwi menjelaskan tentang prosedur pembentukan KIM, yang salah satunya dengan mengajukan SK dari Kelurahan atau kecamatan untuk melegalkan KIM di tingkat kelurahan maupun kecamatan tersebut menjawab Badri perwakilan dari kecamatan Kasemen yang mempertanyakan prosedur pembentukan KIM di daerah Kasemen.

Akhyadi, Ketua KIM Kreatif Taman Pipitan memberikan saran dan masukan tentang usaha dan biaya operasional dari pegiat KIM yang bisa didapatkan dengan membuat Kerajinan, makanan, Sketsa, dan fotografi untuk dipasarkan melalui forum komunikasi KIM. Selain itu, ia meminta agar pemerintah dapat memfasilitasi berbagai usaha untuk bisa disalurkan ke berbagai instansi agar para pegiat KIM mendapatkan hasil pemasukan dari berbagai kreatifitas kegiatan yang ada.

Dalam pemaparannya, Wiwi menjelaskan bahwa dalam memfasilitasi berbagai KIM yang ada, perlu ada pelaporan dan dokumentasi dari berbagai kegaiatan dari masing-masing KIM. Agar dalam proses fasilitasi berdasarkan data dan realisasi di lapangan.

Dede dari Disparpora Kota Serang menjelaskan untuk dari masing-masing KIM perlu melengkapi data-data dari Kelompok Masyarakatnya. Selain itu Disparpora akan mengadakan pelatihan usaha-usaha untuk berbagai lembaga kepemudaan dan masyarakat.

Gunawan dari KIM Multimedia menambahkan tentang rencana untuk kopdar di Taman Digital Alun-alun Kota Serang. Pertemuan ini diagendakan untuk saling bertukar informasi dalam perkembangan KIM di Kota Serang.

Dalam ramah tamah paska diskusi bersama pegiat KIM, beberapa masyarakat yang turut serta dalam diskusi tersebut menanggapi secara antusias, dan mendukung rencana pembentukan pewarta warga, louncing e-journal, e-magazie dan aplikasi SIM-SE. Agus, warga Pipitan menyambut baik program Forum KIM Kota Serang tersebut, “kami sebagai masyarakat yang butuh informasi cepat dan benar merasa terbantu dengan rencana ini, karena hari ini kita bisa lihat berbagai informasi yang tidak tersaring selalu muncul dalam broadcast di media sosial, dan Pewarta Warga menjadi salah satu solusi untuk mencegah dan menyaring informasi itu,” jelas Agus bersemangat.

Dalam menutup ramah-tamah tersebut, WIwi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Serang memperhatikan segala aspek sosial warganya, dan untuk dapat memberdayakan potensi masyarakat ke arah lebih baik dapat dilakukan melalui sarana yang ada antara lain peran KIM di tengah-tengah masyarakat. Karena sesuai Visi dan Misi Walikota Serang yaitu mewujudkan masyarakat yang Madani, Cerdas, dan Bermartabat.