CILEGON – Setelah ambrol pada 25 April lalu lantaran dihantam banjir, kini jembatan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) sudah dapat dilintasi. Pantauan Radar Banten, kemarin (5/6), jembatan sudah rampung. Hanya saja bagian atasnya belum dicor atau dibeton.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon Hilmi Firdaus mengatakan, jembatan yang ambrol sudah selesai pekerjaannya. Sekarang tinggal pengeringannya saja.

“Baik dari arah PCI menuju Ciwandan sudah rampung. Cuma yang lebih dulu kering jembatan yang ambrol (arah PCI-Ciwandan),” kata Hilmi, kemarin.

Hilmi menjelaskan, sedangkan jembatan dari arah Ciwandan-PCI belum lama rampung sehingga untuk keringnya membutuhkan waktu lama. “Lantaran hal itu, agar jembatan ini pada H-7 bisa dilalui, kami akan pasang portal. Karena jembatan ini baru bisa dilintasi oleh kendaraan-kendaraan kecil atau kendaraan pribadi,” jelas Hilmi.

Sementara untuk kendaraan besar seperti truk dan bus belum bisa melintasi jembatan tersebut. “Intinya, untuk arus mudik jembatan belum bisa dilintasi kendaraan besar. Untuk sementara kendaraan besar harus melalui Jalan Raya Anyar-Cilegon yang melintasi jalan Ciwandan dan Citangkil atau bisa melalui kawasan industri,” ujar Hilmi.

Meski demikian, setelah Lebaran atau nanti pada arus balik, jembatan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan kecil maupun besar. “Walaupun jembatan itu bisa dilalui kendaraan besar dan kecil setelah Lebaran, tapi kan sebenarnya JLS itu hanya digunakan oleh kendaraan pribadi karena memang tujuannya untuk wisata,” tutur Hilmi.

Hilmi menyebutkan, perbaikan JLS itu menghabiskan total anggaran sebesar Rp4 miliar. Jumlah itu terdiri dari Rp1,5 miliar dari APBD Kota Cilegon dan Rp2,5 miliar dari sumbangan industri. “(Sumbangan) baik itu dalam bentuk anggaran maupun material,” sebut Hilmi.

Hilmi menegaskan, kualitas jembatan yang sudah diperbaiki itu lebih baik dibandingkan jembatan sebelumnya yang sudah ambrol. “Saya yakin tidak akan ambrol lagi karena semuanya sudah ditangani dengan maksimal. Kalau waktu itu ambrol karena ketika itu banjir kencang dan menghantam pohon. Pohonnya posisinya berada di tanah cadas, akhirnya menggerus fondasi jembatan. Kalau sekarang semuanya sudah dipikirkan dengan matang,” tegas Hilmi.

Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Nana Sulaksana menambahkan, pihaknya akan terus mempercepat pekerjaan perbaikan jembatan tersebut. “Dikebut sudah pasti. Sekarang sudah rampung. Walaupun bagian atasnya belum dicor. Tapi yang penting bisa dilintasi. Nanti untuk betonisasinya ada tahap selanjutnya,” tandasnya.