Cilegon – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten telah menandatangani kerjasama dengan minimarket Indomart dan Alfamart terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Penandatanganan kerjasama itu berlangsung Kamis pekan lalu di kantor Bapenda Provinsi Banten dengan disaksikan langsung oleh Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten, Jasa Raharja, dan Kepolisian Daerah (Polda) Banten.

Mengingat program itu merupakan program baru, sosialisasi dinilai sangat perlu dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat luas, terlebih wajib pajak mengetahui kebijakan itu sehingga bisa berjalan secata optimal dan sesuai dengan cita-cita yang diharapkan dari kerjasama itu.

Menyadari hal itu, Kasi Pendapatan dan Penetapan pada UPT Samsat Cilegon Muntasiroh menjelaskan, pihaknya segera menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat. Selama sepekan ini menurutnya belum ada masyarakat datang ke Samsat untuk menukar struk pembayaran untuk pengesaha.

“Sistemnya kan dari minimarket, struk nya di tukar ke Samsat dengan notise pajak baru,” ujar Muntasiroh, Rabu, 15 Mei 2019.

Muntasiroh berharap setelah sosialisasi dilakukan, diharapkan masyarakat memanfaatkan sistem pelayanan pajak terbaru itu sehingga tingkat kepatuhan pajak semakin membaik serta realisasi pendapatan cepat tercapai.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, Bapenda Banten terus melakukan inovasi dalam hal pembayaran pajak. Kemudahan yang diberikan kepada masyarakat semakin bertambah dengan adanya aplikasi online bersama Bank bjb. “Saat ini, semakin mudah dalam pajak kendaraan bermotor khususnya pajak tahunan,” katanya.

Menurutnya, saat ini jumlah kendaraan di Provinsi Banten mencapai 5,8 juta dan sekitar 38 persen kendaraan yang tidak mendaftar ulang dengan berbagai faktor. Antara lain malas, bayar pajak susah, lokasi yang jauh, dan sebagainya. Dengan inovasi ini bisa mendongkrak masyarakat untuk membayar pajak.

“Angka 38 persen inj turun dan pendapatan pajak meningkat karena pajak itu sifatnya memaksa dan penting untuk pembangunan daerah,” katanya. (Adv)