Serang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten tengah melakukan penelusuran data kendaraan di Provinsi Banten, ada 2,1 juta kendaraan yang saat ini sedang ditelusuri.

Bapenda menargetkan proses penelusuran 2,1 juta kendaraan itu rampung diselesaikan selama lima tahun, dengan cara memecah target penelusuran setiap tahunnya.

Kepala Bapenda Banten Opar Sohari menjelaskan, tahun ini, pihaknya menargetkan penelusuran data sekira 300 ribu unit kendaraan. Target itu diharapkan mampu diselesaikan oleh pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN. “Setia pegawai dalam satu bulan ditarget mampu menelusuri data sebanyak 30 kendaraan,” kata Opar, Jumat, 10 Mei 2019.

Ia melanjutkan, ia mengoptimalkan seluruh pegawai baik yang ada di pusat maupun di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat di delapan kabupaten kota di Provinsi Banten. “Semua kita kerahkan agar target bisa tercapai,” katanya.

Sejak tahun lalu, proses penelusuran sudah dilakukan, agar bisa terus optimal, Bapenda terus berupaya melakukan pengembangan terhadap sistem penelusura  data.

Menurutnya, Bapenda  Banten mengoptimalkan seluruh pegawai baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN untuk mencari tahu data-data kendaraan yang dikategorikan menunggak pembayaran pajak tersebut. “Ada 900 pegawai bapenda pusat dikerahkan  untuk melakukan penelusuran, itu diluar pegawai disetiap Samsat,” katanya. (Adv)