Ciledug – Upaya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Ciledug dalam melakukan penelusuran data kendaraan bermotir membuahkan hasil, dari awal Januari hingga April, 2.218 kendaraan berhasil terdata.

Kepala UPT Samsat Ciledug Suherman menjelaskan, tahun ini pihaknya ditargetkan menelusuri 33.243 kendaraan bermotor berbagai jenis. Penelusuran data itu dilakukan guna mengetahui status dan kondisi kendaraan tersebut, serta upaya mendongkrak pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.

“Kita perlu mengetahui bagaimana kondisinya, apakah kendaraan itu masih dipegang pemilik atau udah dijual namun belum balik nama,” ujarnya, kemarin.

Data-data yang telah berhasil dihimpun oleh para petugas itu dimasukan ke dalam sistem yang dimiliki oleh UPT Samsat Ciledug. Kemudian data itu menjadi acuan Samsat dalam merealisasikan target pendapatan.

Ia melanjutkan, dengan penelusuran data itu, Pemerintah bisa mengetahui data kendaraan yang menjadi potensi dalam perolehan pajak sehingga bisa memfokuskan program pada potensi-potensi tersebut.

Proses penelusuran data, lanjut Suherman dilakukan dengan cara menyambangi kediaman wajib pajak yang tertera dalam sistem. Samsat Ciledug mengerahkan seluruh pegawai baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun bukan untuk menelusuri data tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendapatan pada Bapenda Provinsi Banten Abadi Wurianto menjelaskan, Pemprov Banten saat ini sedang melakukan penelusuran terhadap keberadaan dan status kendaraan-kendaraan tersebut guna memastikan potensi pendapatan daerah.

Menurutnya, kendaraan-kendaraan itu tercatat belum melakukan pembayaran pajak. Hal itu menjadi potensi pendapatan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian besar dari Pemerintah Provinsi Banten. “Upaya penelusuran kita lakukan dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada,” ujar Abadi. (Adv)