Serang – Kepala di unit pelaksana teknis pelayanan pendapatan daerah (UPT PPD) sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat) Cikande Rita Prameswari Riva’i mengungkapkan, tahun ini pajak kendaraan bermotor (PKB) di Samsat Cikande ditargetkan sebesar Rp173 miliar, pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) ditargetkan sebesar Rp173 miliar, dan pajak air bawah tanah ditargetkan sebesar Rp12,1 miliar.

“Jadi total target keseluruhan sebesar Rp359,9 miliar atau terbesar kedua setelah UPT Samsat Balaraja. Untuk realisasi keseluruhannya sampai saat ini sudah mencapai Rp66,8 miliar atau sekitar 18,57 persen. Insya Allah untuk triwulan pertama ini tercapai,” ujar Rita.

Untuk mencapai target tersebut, Rita mengungkapkan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya seperti mengintensifkan penagihan melalui samsat keliling (samling) hingga malam hari yang melibatkan Polres Kabupaten Serang dan Polres Serang Kota. Kemudian melakukan razia empat kali dalam sebulan, dan melakukan penagihan door to door ke rumah-rumah pemilik kendaraan yang menunggak pajak.

“Untuk samling 20 kali dalam satu bulan, tempatnya di depan PT Nikomas, Kecamatan Kibin dan di depan perumahan Taman Krakatau, Kecamatan Kramatwatu. Untuk penagihan kegiatan door to door sudah berjalan sejak Januari awal tahun lalu. Saat melakukan door to door kita menyertakan samling. Alhamdulillah sudah ada hasil. Untuk target PKB naik drastis, tahun 2019 itu Rp129 miliar tercapai Rp148 miliar, tahun ini naik jadi Rp173 miliar,” katanya. (Yu/Rmd**)