LPA Banten Peringati HAN 2021 Bersama Forum Anak Banten

0
172

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten bekerjasama dengan Forum Anak Banten mengadakan webinar yang bertajuk “Suara Anak Banten” pada Sabtu, 31 Juli 2021 melalui aplikasi percakapan berbasis video Conference.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai penampilan dari masing-masing forum anak Kabupaten Kota yang ada di Banten ini berlangsung cukup meriah, dihari dari berbagai perwakilan anak-anak Banten, selain itu dihadiri juga oleh para Duta Bahasa Banten, Duta Pendidikan Banten, dan seluruh pengurus Forum anak dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Webinar yang dipandu oleh Bunda Arlin sebagai pembawa acara ini diawali oleh sambutan dari ketua LPA Provinsi Banten, Hendry Gunawan yang berterima kasih untuk seluruh pihak yang sudah menyukseskan kegiatan Hari Anak Nasional 2021 yang telah kita selenggarakan bersama. Ia berharap semoga kegiatan yang telah diadakan saat ini bisa menjadi salah satu bentuk persembahan terbaik kita untuk anak-anak di Provinsi Banten.

Penampilan para Bintang tamu dimulai dengan orasi oleh Muhammad Faris Faisal selaku Ketua Forum Anak Provinsi Banten, dilanjutkan dengan video penampilan Forum Anak Kota Serang dengan tema Suara Hati Anak. Alya putri perwakilan dari Forum Anak Kota Cilegon membacakan puisi suara anak kota Cilegon.

Musikalisasi puisi menjadi penampilan selanjutnya yang dipersembahkan oleh Hisna dari Forum Anak Kabupaten Tangerang. Dan dari Forum Anak Kota Tangerang menampilkan video kreasi dengan judul what we can do in the pandemic. Dilanjutkan oleh Forum Anak Kabupaten Lebak yang menghadirkan Zahra untuk membacakan Puisi dengan judul Gugur.

Salah satu penampilan yang paling ditunggu-tunggu adalah Suara Anak Baduy, yang disampaikan oleh Marno Sunarya, dalam pemaparannya Marno menjelaskan Bahwa salah satu kunci mengapa di suku baduy bisa bebas dari covid adalah dengan tetap menjalankan kehidupan seperti biasa, dan tidak melakukan perjalanan keluar dari suku baduy selain itu mengikuti apa yang disampaikan oleh kepala adat atau tetua adat untuk tidak melakukan perjalan ke luar suku baduy dan beraktifitas seperti biasa.

Penampilan dilanjutkan dengan Live streaming Pendampingan yang dilakukan oleh Ketua LPA Kabupaten Serang Bunda Yuyun dan para pengurus dengan Memberikan 10 akte gratis untuk anak jalanan, 50 Nutrisi dan masker untuk anak anak yg PPKS/PMKS, mengunjungi sekaligus memberikan layanan Dukungan sosial pada anak anak yg merupakan Korban Kekerasan dengan memberikan bingkisan Alat Tas dan alat tulis sekolah di tiga tempot di daerah kabupaten Serang.

Kehadiran Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menambah kemeriahan Hari Anak Nasional Provinsi Banten yang dihelat di akhir juli ini, dalam sambutannya Arist membuka dengan mengucapkan selamat hari anak nasional tahun 2021 dan beliau menyatakan bahwa kondisi Hari Anak Nasional kali ini Tidak sebaik yang kita bayangkan, banyak anak yang belum memiliki akte lahir superti yang tadi ditampilkan oleh LPA Kabupaten Serang, fakta lain untuk anak-anak yang ada di perbatasan, anak dearah terpencil, dan dearah terisolasi mereka tidak bisa menikamati hari anak national Karena aksesnya terbatas.

Bersamaan dengan Hari Anak Nasional Komnas PA ingin menyapa untuk anar-anak di Banten untuk bisa taat protokol covid-19 dan mengikuti program pemerintah daerah untuk turut serta dalam program vaksin untuk anak-anak di bawah 18 tahun. Anak Terlindungi, Indonesia Maju.

Agenda acara dilanjutkan dengan pandangan-pandangan dari para pakar dan pemerhati Anak di Banten. Narasumber pertama dari Dewan Pendidikan Banten, Indar Riyanto menyapa anak-anak di Banten. Dalam pemaparannya, Indar membahas tentang proses pembelajaran dan pemerintah sudah mempersiapkan sistem pembelajaran tatap muka, namun pandemi saat ini semakin tak terbendung, maka tetap ikuti anjuran pemerintah, dan jangan keluar rumah apabila tidak ada kepentingan di luar rumah. Langkah yang dilakukan oleh anak-anak baduy seperti yang didampaikan tadi bisa menjadi contoh bersama agar anak-anak bisa terhindar dari covid-19.

Achmad Rozi, Ketua IDRI Banten menjadi pembedah kedua dalam diskusi Hari Anak Nasional, ia berpandangan bahwa kita sebagai orang tua harus memberi hak-hak dasar kepada anak-anak secara lebih terbuka sehingga anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik dan hak-hak tersebut tidak bisa kita tawar-tawar lagi. Salah satunya adalah Hak bermain anak di masa pandemi yang saat ini bisa dengan berbagai alternatif disesuaikan dengan minat dan bakat anak-anak.

Muhammad Uut Lutfi menjadi narasumber terakhir yang berbagi dan mendiskusikan beberapa penampilan anak-anak Banten dan Ia mengapresiasi apa yang telah ditampilkan, dan ini merupakan suara anak Banten yang menandakan bahwa anak-anak bukan sebagai objek pembangunan tapi sebagai subjek dalam pembangunan dengan pemenuhan dari 10 hak anak yang salah satunya adalah hak anak untuk turut serta dalam pembangunan. Keselamatan merupakan hüküm tertinggi, anak-anak berharap untuk bisa sekolah offline, namun pemerintah tetap menerapkan sekolah online agar anak-anak bisa terselamatkan.