Oksigen untuk Pasien COVID-19 Langka, WH: Pedagang Jangan Memanfaatkan Situasi

0
37
Dok: Net

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meminta para produsen, pedagang, maupun warga masyarakat untuk tidak memanfaatkan situasi dengan meningkatnya kasus Covid-19. Hal itu utamanya pada ketersediaan serta harga obat dan oksigen medis yang kini dikeluhkan masyarakat lantaran sulit dicari.

Mantan Wali Kota Tangerang tersebut menegaskan, Polda Banten dan Kejati Banten saat ini terus memantau ketersedian maupun harga obat-obatan dan oksigen medis, khususnya untuk pengobatan pasien Covid-19.

“Dapat saya sampaikan bahwa Forkopimda Provinsi Banten, khususnya Kapolda Banten dan Kajati Banten memantau ketersediaan serta harga obat-obatan dan oksigen,” ujar Wahidin dalam keterangan tertulis yang diterima Sigmainteraktif Rabu, 7 Juli 2021.

Menurutnya, hingga saat ini pemenuhan oksigen medis di Rumah Sakit-Rumah Sakit di Provinsi Banten masih memadai karena bantuan PT Krakatau Steel Persero. “Yang jadi masalah adalah kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Menurut Wahidin, jika memungkinkan dan tidak melanggar peraturan, Pemprov Banten akan melakukan intervensi pasar terhadap oksigen medis yang saat ini pemenuhan idealnya mencapai 300 ribu tabung.

“Saya minta kepada para pedagang maupun distributor obat-obatan jangan menari di atas penderitaan masyarakat. Jangan menaikkan harga untuk mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya di tengah penderitaan masyarakat,” tegas Wahidin.

Wahidin menghimbau warga masyarakat untuk disiplin Protokol Kesehatan serta mendoakan kesembuhan terhadap warga masyarakat yang saat ini terkonfirmasi positif Covid-19. (Mat/Red)