Cilegon – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Banten memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun 2016 di jalur menuju Pelabuhan Merak bisa terjadi selama tiga hari, yakni pada H-5 atau lima hari sebelum Lebaran hingga H-3 atau tiga hari sebelum Lebaran. Hal itu terjadi, menyusul adanya liburan sekolah yang tidak berbarengan dengan masa cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan buruh pabrik.

Kepala Dishub Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, pada H-5 hingga H-3 akan menjadi hari puncak arus mudik lebaran tahun ini. Sebab, H-5 atau tanggal 1 Juni PNS sudah mulai libur. “Puncaknya mengalir dari H-5, saat PNS mulai libur atau tanggal 1, biasanya pulang kerja langsung mudik. Kita perkirakan H-5 sampai H-3 jadi puncak arus mudik,” kata Dana Selasa, 21 Juni 2016.

Menurut Dana, pada arus mudik dan balik lebaran kali ini, untuk kedatangan dan keberangkatan bus akan mengalami kenaikan. “Sebanyak 7 Persen untuk kedatangan dan keberangkatan bus. Sedangkan 3 persen untuk penumpangnya,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Tommy Kaunang mengatakan, PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2016 terjadi pada 1 dan 2 Juli 2016 atau H-5 dan H-6, karena tanggal tersebut bertepatan dengan akhir pekan. “Untuk itu, pada H-5 untuk mengantisipasi adanya peningkatan penumpang yang akan melaksanakan mudik lebaran,” katanya.

Tommy memprediksi, untuk lintasan Merak–Bakauheni diperkirakan jumlah penumpang akan mengalami kenaikan yaitu sekitar 13 persen dibandingkan tahun 2015, jadi jumlah totalnya diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta orang.

“Untuk kenaikan volume kendaraan umum dan pribadi diperkirakan 4 persen untuk truk, sepeda motor naik 5 persen, kendaraan kecil 8 persen dan bus 5 persen. Sehingga, jumlah total kendaraan yang akan diseberangkan diprediksi mencapai lebih dari 200 ribu unit kendaraan,” katanya. (Nur/Nasir)